Viscious Elevator

Waktu petang bila balik kerja, bila menggunakan lif di bangunan rumah aku – ketika itu lah masa yang membuatkan orang lain semua nampak salah.Kadang-kadang tak dapat aku bayangkan betapa annoying rasa bila pintu lif terbuka sebelum sampai tingkat yang aku tuju.

Semua orang serba jadi tak kena. Kenapa tekan butang lif kuat sangat? Kenapa kau bising berbual dalam lif? Kenapa kau bau hapak? Seolah-olah setiap orang yang masuk lif selepas aku itu adalah sinner.
Kadang-kadang aku rasa bersalah juga. Mereka juga bangun pagi, pergi kerja, taking shit, pukul 6 balik kerja, hujung bulan makan gaji. Untuk berfikiran macam itu, dah memadai untuk aku simpulkan sebagai selfish.
Bila tiba tingkat 21, aku rasa lega. Esok aku berazam untuk ada positive thinking walaupun sikit. Sampai depan pintu rumah, kunci tertinggal dalam kereta.
Sumpah seranah dalam lif.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s